Header Ads

Banyaklah Membaca Agar Tak Gampang Menyalahkan

Banyaklah Membaca Agar Tak Gampang Menyalahkan

Batang, PecintaUlama.ID - Mengawali tahun 2019, Komunitas Santri Batang, Jawa Tengah menggelar bedah buku berjudul Islam Kita, Islam Mereka: 'Ente' Islam yang Mana? karya Slamet Tuhari. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Galeri & Workshop Rifa'iyah Kalipucangwetan Batang, Jawa Tengah ini sebagai sebagai pembukaan kegiatan komunitas Santri Batang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (5/1) ini dipenuhi dengan diskusi-diskusi hangat mengenai berbagai tema keislaman yang sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat, seperti halnya hakikat jihad, demokrasi, dan masih banyak lagi lainnya.

Unang, salah satu peserta bedah buku ini mengaku senang dengan kegiatan tersebut, ia berharap kegiatan diskusi keislaman dan kebangsaan semacam ini dapat terus diadakan, khususnya di Batang.

"Saya senang dengan acara bedah buku ini. Apalagi acara seperti ini sangat kami butuhkan, khususnya sebagai pemuda yang sedang mencoba mengenali jati diri bangsa dan agamanya," ucapnya.

Kegiatan semacam ini bisa memperkuat pondasi kebangsaan dan keislaman generasi milenial di tengah derasnya arus hoaks yang sering membenturkan antara keislaman dan kebangsaan. Hal ini sebagaimana yang diutarakan oleh ketua panitia kegiatan, M Aris Yusuf. Ia mengatakan, kegiatan bedah buku ini diadakan karena berangkat dari kedua hal tersebut.

"Diskusi ini kami gelar dalam rangka mengokohkan kembali pondasi kebangsaan sekaligus keislaman kita yang akhir-akhir ini sering dibenturkan," jelasnya.

"Karena seperti ajaran para kiai kita, bahwa kita adalah orang Indonesia yang beragama Islam bukan orang Islam yang sedang numpang berada di Indonesia. Indonesia ini rumah kita bersama," imbuhnya.

Penulis buku yang akrab disapa Kang Slamet ini di tengah jalannya diskusi berusaha menyadarkan para peserta bedah buku untuk semakin memperbesar rasa ingin tahu dengan membaca. Menurutnya dengan membaca seseorang akan semakin sulit untuk menciptakan iklim senang menyalahkan di antara sesama umat Nabi Muhammad.

"Semakin tinggi cakrawala dan keilmuan seseorang, maka semakin sulit ia menyalahkan orang lain," pungkas Direktur Bidang Penyaluran NU Care – LAZISNU Pusat ini. [Aju/Admin]

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.