Header Ads

Header Ads

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, KMNU Unila Gelar Diskusi Kebangsaan

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, KMNU Unila Gelar Diskusi Kebangsaan

Bandarlampung, PecintaUlama.ID - Pentingnya memiliki rasa nasionalisme disadari oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung (KMNU Unila). Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme, KMNU Unila menyelenggarakan diskusi kebangsaan, dengan tema Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Demi Menjaga Keutuhan NKRI dan Menangkal Ranikalisme.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (8/12) di Masjid Al-Wasii Unila ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan oleh KMNU Unila dalam memperingati hari jadi yang ke-8. Beberapa narasumber yang dihadirkan dalam diskusi kebangsaan ini merupakan perwakilan dari unsur akademisi, NU, Muhammadiyah, ulama, serta forum koordinasi pencegahan terorisme (FKPT) Lampung.

"Kegiatan ini merupakan sarana untuk silaturahim antar warga negara Indonesia, khususnya di Lampung dan menambah wawasan kebangsaan serta menciptakan semangat kesatuan dan persatuan bangsa," jelas ketua pelaksana kegiatan, Fitra Arif Mustofa.

Mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2017 ini menambahkan, dengan diadakannya kegiatan ini, ia berharap agar para generasi muda mampu untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air demi masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Acara ini dapat menumbuhkan semangat kita dalam mencintai negeri ini, menjaga persatuan dan kerukunan, serta dapat membawa generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan bangsa dalam memelihara dan mempertahankan NKRI," jelasnya.

Dedy Wijayanto yang merupakan ketua umum KMNU Unila periode 2017/2018 ini menyatakan bahwa acara ini merupakan salah satu cara menggugah kembali rasa nasionalisme, cinta tanah air, dan setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI.

"Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan diskusi kebangsaan ini, dengan acara ini saya berharap semoga generasi muda Indonesia menjadi generasi yang santun dan toleran dalam memelihara persatuan dan menjaga budaya Indonesia," tutup mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan 2015 ini.

Di akhir dikusi, para narasumber sepakat bahwa mencintai tanah air atau negara adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap warga negara, termasuk seorang muslim harus berbangga dengan tanah airnya seperti Rasulullah SAW yang begitu mencintai negaranya. Warga Indonesia harus sudah sepantasnya untuk senantiasa menjaga NKRI. (Rouf Kholil/ahnn15)

Posting Komentar

0 Komentar