Header Ads

Inilah Dasar Pelaksanaan Tadarus Al-Qur'an di Bulan Ramadhan

Al-Qur'an (Foto: Pixabay/Afshad)
PecintaUlamaID - Salah satu kegiatan yang sering ditemukan pada bulan suci Ramadhan adalah kegiatan tadarus bersama yang dilaksanakan di masjid, musholla, surau, ataupun tempat peribadahan sejenisnya.

Namun, apakah kegiatan semacam itu ada landasan atau dasar dalam pelaksanaannya? Ustadz Muhammad Ma'ruf Khozin dalam suatu kesempatan pernah menulisnya di akun facebook miliknya. Berikut ini merupakan penjelasan dari sosok yang tengah menjabat sebagai ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur ini.

Ibadah puasa dan membaca al-Qur'an adalah dua ibadah yang serangkai akan memberi syafaat di akhirat, hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Thabrani:

وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ﷺ قَالَ: "الصِّيَامُ وَالْقُرآنُ يُشَفِّعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. يَقُوْلُ الصِّيَامُ: إِيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهْوَةَ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ. وَيَقُوْلُ الْقُرآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ لَهُ". (رواه أحمد والطبراني في الكبير ورجال الطبراني رجال الصحيح) 

Rasulullah bersabda: "Puasa dan Al-Qur'an akan memberi syafaat (pertolongan) kepada seorang hamba di hari kiamat." Puasa berkata: "Ya Tuhanku, karena aku orang tersebut menahan makanan dan syahwat. Berilah syafaat bagiku untuknya." Al-Qur'an juga berkata: "Ya Tuhanku, karena aku orang tersebut menahan tidak tidur di malam hari. Berilah syafaat bagiku untuknya." Lalu keduanya diterima syafaatnya untuk hamba tersebut. (HR Ahmad dan Thabrani, perawinya sahih)

Tadarus di Masjid Sejak Zaman Sayyidina Umar

Menurut suatu riwayat yang ada, pelaksanaan tadarus atau mengaji Al-Qur'an di masjid selama Ramadlan sudah dilaksanakan sejak masa Sayyidina Umar.

وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ﷺ قَالَ: "الصِّيَامُ وَالْقُرآنُ يُشَفِّعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. يَقُوْلُ الصِّيَامُ: إِيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهْوَةَ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ. وَيَقُوْلُ الْقُرآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ لَهُ". (رواه أحمد والطبراني في الكبير ورجال الطبراني رجال الصحيح)

Diriwayatkan dari Abi Ishaq al-Hamdani: Ali bin Abi Thalib keluar di awal Ramadlan, lentera dinyalakan dan kitab Allah (Al-Qur'an) dibaca di masjid-masjid. Ali berkata: Semoga Allah menerangimu, wahai Umar dalam kuburmu, sebagimana engkau telah menerangi masjid-masjid Allah dengan Al-Qur'an. (Riwayat Ibnu Syahin)

Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan tadarus Al-Qur'an selama bulan Ramadhan ada dasar pelaksanaannya, terlebih lagi bahwa kegiatan semacam ini sudah pernah dilakukan pada zaman Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu 'Anhu. Wallahu a'lam.

Akan tetapi, karena situasi genting yang tengah terjadi saat ini, yakni pandemi Covid-19 atau virus Corona yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia. Kami menyarankan agar pelaksanaan tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadhan tahun 2020 ini agar dilaksanakan di rumah saja bersama dengan keluarga masing-masing sehingga bisa memutus rantai penyebaran virus ini. Semoga kita bisa diberikan kekuatan dalam menjalankan tadarus Al-Qur'an di tengah pandemi ini dan wabah ini segera usai. Aamiin.


Posting Komentar

0 Komentar