Header Ads

24 Santri Jateng-DIY Ikuti Pelatihan Mekanik Sepeda Motor

Semarang, PecintaUlama.ID - Sebanyak 24 santri akan mengikuti pelatihan, pendampingan, dan magang mekanik sepeda motor untuk santri Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan pelatihan bertempat di kantor Astra Motor Center Semarang pada Selasa, (5/12). Rencananya dalam empat bulan ke depan 24 santri yang ikut akan mengikuti pelatihan dalam kelas beserta praktik langsung.

Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama antara Pengurus Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (PP RMI-NU) dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada santri agar mampu memperbaiki dan mengetahui perkembangan sepeda motor. Hal ini dikarenakan kebutuhan akan sepeda motor di pesantren tak kalah pentingnya dengan alat transportasi lain. Dengan adanya kemampuan baru ini, pesantren memiliki tenaga ahli yang paham sepeda motor. YDBA sendiri sudah 37 tahun mendampingi masyarakat untuk berkontribusi.

Selain itu, ada Astra Motor dan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) yang ikut mendukung pelatihan ini. Ahmad Muhibbudin selaku wakil ketua YAHM menyatakan bahwa perlu adanya transfer pengetahuan (knowledge) pada masyarakat luas, termasuk santri ini.

"Setelah mengikuti pelatihan ini, peluang untuk mengerjakan bidang terkait perbengkelan terbuka lebar. Sudah banyak pelatihan seperti ini yang memberikan manfaat pada peserta," tutur Muhibuddin.

"Banyak dari mereka menjadi wirausahawan dengan membuka bengkel sendiri atau bekerja di jaringan perusahaan Astra," imbuhnya.

"Setelah lulus untuk bisa menjadi wirausahawan," papar Rahmad Handoyo selaku mentor YDBA.

Menurut Khoironi yang dalam kesempatan ini bertindak sebagai perwakilan dari PP RMI, pelatihan sepertini bisa memotivasi dan merupakan hal yang baru bagi santri. "Bagi pesantren salaf, kegiatan semacam ini termasuk hal baru yang harus ditekuni agar mampu menguasainya," jelas Khoironi kepada para hadirin.

"Kegiatan seperti ini ke depan harus ditingkatkan tak hanya dalam pelatihan saja. Perlu adanya pendampingan untuk membuka bengkel di pesantren dengan supervisi dari Astra," ucap Abu Choir, tim pelaksana dari PW RMI NU Jateng. [Zulfa/PecintaUlama.ID]

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.