Header Ads

Tingkatan Kualitas Guru, PENS Gandeng LP Ma'arif Jatim Adakan Pelatihan


Surabaya, PecintaUlama.ID - Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas guru di bawah naungan LP Ma'arif NU Jawa Timur dalam bidang inovasi pembuatan modul ajar, Prodi Teknologi Game Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bersama LP Ma’arif NU Jawa Timur. Kegiatan ini yang berlangsung pada Jumat-Sabtu (22-23/12) ini diadakan di Pusat Diklat LP Ma'arif NU Jatim.

"Kolaborasi bidang keilmuan harus terus dilakukan, karena ulama yang menjadi pioner penggerak peradaban muncul dari para alim di bidang keilmuan yang bermacam-macam," jelas Mohammad Zikky SST MT yang menjadi ketua pelaksana kegiatan saat ditanya alasan penyelenggaraan kegiatan ini.
Menurut pria yang akrab disapan Zikky ini, total ada 60 orang peserta yang berasal dari utusan sekolah yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU Jatim. "Sejak dibuka pengumuman, tepatnya seminggu sebelumnya. Peserta yang mendaftar kegiatan ini membeludak. Total ada 60 peserta pada sesi pertama ini," jelas Zikky yang juga merupakan Kepala Laboratorium Studio Game GT-301 Teknologi Game PENS.

Pada awalnya kegiatan ini hanya akan dilaksanakan dalam satu sesi saja. Namun dengan membludaknya pendaftar yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini, akhirnya panitia menambah hingga akan menjadi tiga sesi yang akan dilaksanakan di kemudian hari. Hal ini senada dengan apa yang dikatakan oleh Zikky.
"Rencana saya hanya sekali ini. Namun karena banyak yang berminat, akhirnya sampai tiga sesi yang rencana akan dilaksanakan bulan Januari 2018 nanti. Total ada sekitar seratus peserta lebih yang masuk daftar tunggu," terang Zikky.

Kegiatan ini dibuka oleh Drs Abdullah Sani MPd, Wakil Ketua LP Ma'arif NU Jatim bagian Pusdiklat. Ia menyampaikan apresiasi dengan diadakan kegiatan ini, menurutnya teknologi dapat memberikan kemudahan dalam penyampaian materi ajar. "Saya sangat bersyukur dengan pelatihan ini, karena teknologi hari ini adalah salah satu media utama dalam memudahkan penyampaian materi ajar," ucapnya.
Selain dibuka oleh perwakilan LP Ma'arif Jatim, kegiatan ini turut dibuka oleh Drs Achmad Basuki MKom PhD. Menurutnya tren AR saat ini memang sangat menarik, apalagi dibuat media ajar, namun masih ada yang menganggap bahwa game hanya untuk bermain saja.

"Prodi Teknologi Game PENS hadir dalam rangka mengubah konotasi negatif tentang game yang selama ini dianggap hanya perangkat buat bermain," jelas Basuki yang merupakan Kepala Departemen Teknologi Multimedia Kreatif PENS.

"Kami ingin mengubah mindset itu, game hanya tool, penggunaannya yergantung kita. Kami sudah membuat game untuk terapi pasca stroke, game untuk pelestarian gamelan dengan sensor gerak, game penerjemah bahasa isyarat untuk membantu tunarungu, dan masih banyak lainnya," imbuh pria yang merupakan alumnus S3 Saga Universty, Jepang.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini memberikan pengalaman baru kepada para peserta. Hal itu dikarenakan banyak hal baru selama pelatihan seperti materi mengenai Augmented Reality (AR), Modelling 3D, dan Game Engine. Peserta juga mendapatkan materi mengenai bagaimana cara memanfaatkan semua hal tadi sebagai media peraga 3D pada buku ajar.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pembuatan model 3D dan animasinya hingga malam hari. Pada hari kedua peserta memperoleh materi bagaimana membuat AR, integrasi dengan game engine, sekaligus porting menjadi produk installer Android (APK). Kesemua materi dihandle oleh para asisten Laboratorium Studio Game GT-301 Teknologi Game PENS beserta kepala laboratorium. [Hanan/PecintaUlama.ID]

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.